Kisi2 UTS Mata Kuliah : Ilmu Tauhid

A. Tentang 5 Prinsip Asasi Firqoh Mu’tazilah
Sumber Jawaban : Buku Dirosatul Firoq hal 131
Ada 5 (lima) dasar utama (Al Ushul Al Khamsah) dari Mu’tazilah sebagai berikut :

1. Tauhid
Menurut firqoh Mu’tazilah, tauhid maknanya mengingkari sifat-sifat Allah, karena menetapkannya berarti menetapkan banyak dzat yang qadim. Itu artinya menyamakan makhluk dengan khaliq dan menetapkan adanya banyak sang pencipta.

2. Al Adlu (Keadilan)

Keadilan menurut firqoh mu’tazilah adalah menolak takdir karena menetapkannya berarti Allah mendzalimi hamba-Nya. Sebab kesesatan mereka adalah ketidakmampuan mereka membedakan antara iradah kauniyah dengan iradah syar’iyah.

3. Infadzu Al Wa’id

Maknanya orang yang berbuat dosa besar bila belum bertaubat sebelum meninggal, pasti kekal di neraka dan tidak ada syafaat baginya. Ibnu Taimiyah berkata, “Di antara pokok ajaran Mu’tazilah bersama Khowarij adalah terlaksananya ancaman di akhirat dan bahwasanya Allah tidak menerima syafaat bagi pelaku dosa besar serta tak seorang pelaku dosa besar pun yang keluar dari neraka.” (Majmu Fatawa : XIII/358)

4. Al Manzilah baina Al Manzilatain

Imam Ibnu Abil Izz berkata, “Adapun Al Manzilah baina Al Manzilatain menurut mereka adalah pelaku dosa besar keluar dari Iman dan tidak masuk dalam kekafiran.

5. Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Diantara kandungannya adalah boleh memberontak dengan senjata melawan penguasa yang dzalim. Dr. Abdul Majid Al Masy’abit maksud mereka dengan amar ma’ruf nahi munkar adalah boleh melawan para Imam (pemimpin) dan memerangi mereka dengan senjata/pedang.

===============================================
tambahan sedikit mengenai firqoh mu’tazilah :

a. Lima Dasar Utama (Al Ushul Al komsah) : Tauhid, Al Adlu, Infadzu Al Wa’id, Al Manzilah baina Al manzilatain, Amar Ma’ruf Nahi Munkar

b. Mengandalkan akal secara penuh dalam masalah akidah

c. Menghujat dan mencela para sahabat Rasulullah

d. Mengingkari hadits Mutawatir

e. Menolak kehujjahan hadits ahad

===============================================

B. Khowarij : gambaran secara umum dan pola pikir khawarij

Terjadinya Perang Jamal yaitu peperangan antara 2 (dua) kelompok yaitu Kelompok Aisyah, Tolhah, Zubari melawan Kelompok Ali bin Abi Thalib. Peperangan ini terjadi dikarenakan pihak Aisyah meminta kepada Khalifah Ali bin Abi Thalib agar mengqisos pembunuh Khalifah Utsman.

Setelah Perang Jamal dilanjutkan dengan terjadinya Perang Shiffin yaitu perang yang terjadi juga diantara 2 (dua) kelompok yaitu kelompok Ali bin Abi Thalib dengan kelompok Muawiyah bin Abi Sufyan (masih ada hubungan darah dan kekerabatan dengan Khalifah Utsman). Kemudia dari perang Shiffin ini terjadi proses tahkim (arbitrase/perdamaian). Dua kelompok sebagaimana di atas mengirim masing-masing utusan untuk melakukan perdamaian. Di pihak Ali bin Abi Thalib mengirim Abu Musa Al Asy’ari dan di pihak Muawiyah mengirim Amr bin Ash.

Kemudian munculnya kelompok Haruro/ Kelompok Khawarij yang menyendiri di tempat yang bernama haruro. Kelompok ini dipelopori oleh Abdulloh bin Dzul Khowaisiroh.

Penyimpangan Khowarij :

a. Mengkafirkan para pelaku dosa besar dari kaum muslimin

b. Orang Islam yang berbuat dosa besar, seperti berzina dan pembunuh adalah kafir dan selamanya masuk neraka.

c. Menghalalkan darah kaum muslimin yang berseberangan dengan mereka

d. Mengkafirkan Ali dan para sahabat yang mendukungnya.

=============================================

Semoga bermanfaat, kekurangannya mohon dimaafkan dan selamat belajar..

Informasi Singkat UTS Genap 2011

Sehubungan dengan Kalender Akademik STAI Al Hidayah, diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa/i STAI Al Hidayah Bogor, bahwa :

  1. Pekan Tenang UTS Genap untuk kelas Reguler 02-04 Mei 2011, dan untuk Kelas Karyawan 07-08 Mei 2011.
  2. Ujian Tengah Semester Genap untuk Kelas Reguler tanggal 09-11 Mei 2011, dan untuk kelas Karyawan 14-15 Mei 2011 (untuk jadwal terlampir).
  3. Administrasi Ujian Tengah Semester 2011 sebesar Rp.125.000,-
  4. Libur setelah UTS Genap pada tanggal 16-22 Mei 2011
  5. Masuk kuliah setelah libur UTS Genap untuk Kelas Reguler pada tanggal 23 Mei 2011, dan untuk Kelas Karyawan pada tanggal 28-29 Mei 2011.

Kiat Memelihara Ilmu (Syar’i)

Dibawah ini beberapa kiat agar untuk menjaga semangat, manfaat dan efektifitas dalam menuntut ilmu, yang disarikan dari beberapa ulama salaf, yaitu :

1. Selalu bersemangat dalam menuntut ilmu dan tidak merasa bosan

Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Seseorang tidaklah berhasil menuntut ilmu (dengan baik) apabila dia selalu merasa bosan, seakan tidak membutuhkannya. Akan tetapi, seseorang akan berhasil menuntut ilmu jika melakukannya dengan perjuangan dan susah payah, penuh semangat dan hidup prihatin.” (Hilayatul Auliya karya Abu Nu’aim; 9: 119, Al-Madkhal karya Al-Baihaqi; no: 513, Tadribur Rawi karya As-Suyuthi; 2: 584)

2. Mengamalkan ilmu yang telah kita dapatkan

Amr bin Qays berkata, “Jika sampai kepadamu suatu ilmu, maka amalkanlah meskipun hanya sekali.” (Hilyatul Auliya karya Abu Nu’aim 5: 102)

Imam Waki’ berkata, “Jika engkau hendak menghafal satu ilmu (hadits), maka amalkanlah!” (Tadribur Rawi karya As-Suyuthi 2: 588)

Imam Ahmad berkata, “Tidaklah aku menulis suatu hadits melainkan aku telah mengamalkannya. Sehingga suatu ketika aku mendengar hadits bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hijamah (bekam) dan memberikan upah kepada ahli bekam (Abu Thaybah) satu dinar, maka aku melakukan hijamah dan memberikan kepada ahli bekam satu dinar pula.” (Ibnul Jauzi menyebutkannya dalam Manaqib Ahmad, hal: 232)

3. Senantiasa mengingat dan mengulang-ulang ilmu

Ali bin Abi Thalib berkata, “Ingat-ingatlah (ilmu) hadits. Sungguh jika kalian tidak melakukannya maka ilmu akan hilang.” (Al-Muhadditsul Fashil karya Ar-Ramahurmuzi hal: 545)

Ibnu ‘Abbas berkata, “Mengulang-ulang ilmu di sebagian malam lebih aku cintai daripada menghidupkan malam (dengan shalat malam) (Sunan Ad-Darimi; 1: 82 dan 149)

Az-Zuhri berkata, “Gangguan ilmu adalah lupa dan sedikitnya muraja’ah (mengulang-ulang).” (Sunan Ad-Darimi, 1: 150)

http://kebunhidayah.wordpress.com/2009/08/30/kiat-menjaga-ilmu-syari/

Silabus Mata Kuliah Tafsir

Tafsir Surat

1.  Tafsir Surat Al-Fatihah.

2.  Ayat-ayat tentang Allah.

3.  Ayat-ayat tentang manusia.

4.  Ayat-ayat tentang alam.

5.  Ayat-ayat tentang Risalah.

6.  Ayat-ayat tentang Akhirat.

7.  Ayat-ayat tentang Keadilan.

8.  Ayat-ayat tentang masyarakat dan kepedulian sosial.

9.  Ayat-ayat tentang hubungan antar agama.

10. Ayat-ayat tentang Ibadah.

11. Ayat-ayat tentang Ilmu Pengetahuan.

12. Makna Islam dalam Al-Qur’an.

13. Ayat-ayat tentang Gender.

Dosen : Ust. Aceng Zakaria. S.Th.I

Hadits Online di Internet

Informasi kepada rekan-rekan mahasiswa STAI Al-Hidayah Bogor dan pelajar/mahasiswa

yang memerlukan hadits yang digunakan di dalam karya tulisnya baik berupa paper, makalah, skripsi dsb.

Telah tersedia aplikasi hadits online di internet dengan alamat http://lidwa.com/app

dengan syarat pc / notebook yang anda gunakan telah terinstal flash dan untuk pengcopian ke ms word

dengan hasil yang rapi, maka anda dianjurkan menginstal font arabic di pc/notebook

Semoga bermanfaat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.